Kamis, 08 Agustus 2024

Kumpulan puisi

Puisi " Rindu Kelam"

By: Nur'Alia Sasmita



Hy puisi ini kepersembahkan untuk kamu yang belum bisa move on.

Ketika malam tiba di sebuah lereng tak bertuan

Arah angin menyisir lebatnya pepohonan

Siang-siang bintang tenggelam

Jelatanya indah senyuman

Wahai.. dia yang penuh kebencian

Kembalilah

Pada titik pertemuan

Aku masih disini

Di kursi coklat tua, depan pojok kusam 

Aku masih disini

Mengharap cerita kita akan berlanjut

Mengharap ada secuil nyayian indah

Yang membuatmu gundah sejenak

Betapa ceria mentari hari itu

Tapi aku penuh dengan badai besar

Aku masih disini 

Membaca, 

Menapaki lembah cerita pertama bermula

Aku 

Entah masih disini












~CINTA~

Cinta

Dia bilang adalah surga penuh godaan

Dia bilang manusia perlu berkasih untuk bahagia

Dia bilang air mata adalah obat dalam cinta


Tapi kenapa?

Percintaanku selalu hancur tak tersisa

Gelap saat malam

Hilang di waktu petang


Dia hanya datang sebentar

Menggores warna, lalu pergi seketika


Dia bilang umurku bukanlah angka

Dia bilang hidup akan berwarna ketika Cupid tiba

Dia bilang perawan menanti di balik bingkai permata


Namun bagiku, hujan selalu tiba

Membasuh warna yang pernah kutitipkan

Petir menjadi kawan dalam senyap

Bersama, kami menyanyikan kesedihan tanpa suara







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Roar

 You used to be my home, Before it shattered, lost in time. You were my whole world, Until it collapsed before my eyes. Show me the light, B...